Header Ads

Ayo Berwisata Unik Ke Kota Tanpa Sinar Matahari

Weekend ke tempat yang itu-itu saja tentunya membosankan. Nah, untuk yang menyukai berwisata ke tempat-tempat unik di seluruh penjuru dunia, bisa mendatangi salah satu kota unik nan terpencil di Norwegia ini.

Wisata Unik - Kota unik bernama Ryukan (Rjukan) ini disebut unik karena iklimnya yang cukup ekstrem. Bukan karena musim panas atau musim hujan yang berlebih, tapi kota ini hampir selama enam bulan dalam setahun tak tersentuh sinar matahari.

Curamnya lereng pegunungan di sekitar kota tersebut memang benar-benar menghalangi sinar matahari menerangi kota berpenduduk kurang lebih 3000-an jiwa ini.

Selama musim dingin yang terhitung sejak September hingga Maret, kota ini sama sekali tidak mendapat sinar matahari secara langsung seperti kota-kota lainnya. Nah, inilah waktu yang tepat untuk berkunjung dan merasakan nuansa yang berbeda sama sekali dari kota-kota lainnya.

Pada masa silam, warga Ryukan kerap memanfaatkan gondola yang akan mengangkut mereka ke area yang mendapat sinar matahari di bagian atas pegunungan. Hal tersebut dilakukan warga yang ingin menghangatkan dirinya dengan menikmati sinar matahari.

Hingga akhirnya pada 2013, diresmikan Proyek Solspeil atau Cermin Matahari di atas gunung kota tersebut. Kota kecil di kaki gunung Gaustatoppen ini, memasang cermin raksasa di puncak gunung guna memantulkan sinar matahari ke kota.

Ide unik tersebut berasal dari pendiri kota, Sam Eyde, pada 1913. Namun ide ini baru terwujud pada abad ke-21.

Proyek Solspeil membuat tiga papan cermin penangkap sinar matahari yang berada di lereng pegunungan, persisnya pada ketinggian 450 meter di atas pusat kota. Cermin raksasa yang masing-masing luasnya 17 meter persegi itu, mampu memantulkan cahaya matahari ke 600 meter persegi di atas kota.

Cermin itu dikendalikan komputer yang melacak pergerakan matahari, sehingga membuat warga kota dapat menikmati sinar matahari sepanjang hari.

Karena keunikan inilah kota ini masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO pada 2015.

Penulis: Mustafa Iman

Tidak ada komentar

Diberdayakan oleh Blogger.