Header Ads

Pesona Benteng Tolukko Yang Memiliki Keindahan Arsitektur Kuno di Pulau Seribu Benteng

Maluku tidak hanya memiliki wisata alam dan pantai. Salah satu pulau di bagian timur Indonesia ini juga memiliki berbagai wisata sejarah. 

Wisata Sejarah - Sebagai pulau yang pernah dijajah bangsa Portugis dan Belanda, Maluku memiliki banyak peninggalan bersejarah. Salah satu bentuk peninggalannya adalah benteng-benteng kuno yang tersebar di berbagai sudut pulau.

Saking banyaknya jumlah peninggalan bentengnya, Maluku dijuluki sebagai Pulau Seribu Benteng. Salah satu benteng yang terkenal di Maluku adalah Benteng Tolukko. Benteng ini menyimpan kisah sejarah perjalanan Ternate yang hingga kini masih berdiri kokoh di atas bukit batu di Kelurahan Sangadji, Ternate Utara.

Berada di ujung timur Indonesia, Ternate memiliki wisata budaya sekaligus sejarah yang wajib kalian kunjungi. Salah satunya Benteng Tolukko ini. Benteng Tolukko memiliki keunikan tersendiri, karena terbentuk dari 3 buah bastion.

Benteng Tolukko dibangun pada 1540 oleh seorang panglima Portugis bernama Fransisco Serao. Benteng ini direnovasi pada 1610 oleh Gubernur VOC Pieter Both, dan dipugar oleh P Van Der Crab pada 1864.

Benteng Tolukko punya beberapa sebutan, antara lain Fort Hollandia dan Fort Saint Lucas. Dibangun di atas fondasi batuan beku, letak Benteng Tolukko mengikuti kontur bukit batuan dengan latar belakang ke arah Pulau Halmahera, Tidore dan Maitara. Letak yang strategis memudahkan untuk memantau kedatangan kapal dan mengerahkan pasukan ke pantai.

Benteng Tolukko memiliki keunikan tersendiri karena terbentuk dari tiga buah bastion. Terdapat dua bastion di bagian depan dan satu bastion di belakang. Bentuk bastion yang bulat tidak seperti benteng kolonial lainnya yang berbentuk mata panah.

Daya tarik Benteng Tolukko terletak pada bentuk bangunan dan keindahan panorama sekitarnya. Tolukko memiliki Lorong rahasia yang konon terhubung langsung dengan laut, yang pada masa dahulu dijadikan sebagai sarana melarikan diri. Benteng ini dibangun dengan arsitektur luar biasa. Dibangun dari batu karang dan pecahan batu bata dengan campuran kapur, serta pasir sebagai perekatnya. Bentuknya unik tidak simetris.

Banyak aktivitas menarik yang bisa dilakukan saat berwisata ke Benteng Tolukko. Anda bisa menyusuri bangunan benteng dan melihat keindahan arsitekturnya. Walaupun sudah dilakukan pemugaran pada bangunan benteng, tapi keindahan arsitektur aslinya tetap terjaga.

Di bagian belakang benteng ada lubang berbentuk kotak seperti jendela namun tanpa kaca. Anda bisa memantau indahnya lautan dan daratan Tidore dari sana. Pemandangan lautnya begitu menawan, bergradasi biru berpadu dengan langit yang biru. Terkadang disertai awan putih yang tebal menutupi sebagian puncak gunung Gamalama yang tampak juga dari sana.

Di sisi belakang terdapat keindahan gunung Gamalama yang menjulang tinggi menaungi setiap pulau di sekitarnya. Pemandangan gunung yang menjulang dan kadang tertutup kabut, bisa Anda saksikan dari bagian belakang benteng. Di area benteng juga terdapat taman yang cantik, hijau, dan bersih. Rumputnya yang hijau terhampar luas dengan bunga warna-warni. Cocok dijadikan spot foto yang berlatar belakang taman dan bagian belakang benteng.

Benteng Tolukko tak sekadar peninggalan budaya, namun juga menyimpan sejarah yang patut diketahui. Menuju lokasi benteng tidaklah sulit, bisa dengan kendaraan umum karena jaraknya sangat dekat dengan pusat kota, sekitar tiga kilometer.

Dari terminal Ternate bisa menggunakan kendaraan umum yang ada di sana atau bisa dengan rental kendaraan pribadi. Wisatawan hanya dimintai uang pemeliharaan tanpa besaran atau seikhlasnya. Dan, membayar retribusi parkir kendaraan Rp5.000 per kendaraan per hari.

Penulis: Tuty Ocktaviany | Inews
Diberdayakan oleh Blogger.