Header Ads

Wisata Dari Objek Sampah Ini, Menjadi Kawasan Wisata Unik Dan Juga Spot Selfie Terbaik

Meski bank sampah, tempat ini bisa jadi spot foto yang asyik.

Wisata Unik - Ketika kamu mendengar kata sampah, apa sih reaksimu? Jijik? Bau? Tapi tidak seperti di tempat ini, kamu justru tergoda untuk selfie di tempat yang penuh sampah ini. Loh, kok bisa sih? Memangnya ada tempat sampah yang bisa untuk selfie yang keren.

Tempat ini adalah bank sampah yang cukup besar di kawasan tepi Pantai Parangkusumo, Parangtritis, Bantul, Yogyakarta. Orang sekitar menyebutnya dengan Gardu Action atau merupakan kependekan dari Garbage Care and Education yang didirikan oleh para pemuda Parangtritis yang peduli akan kebersihan pantai. Gardu Action ini berdiri sejak 4 Juli 2015 dan diresmikan pada tanggal 19 Agustus 2015, terbilang masih baru.

Jangan khawatir bahwa tempat ini akan bau dan kotor, di Gardu Action ini merupakan bank sampah yang dikelola oleh para pemuda. Tempat ini bersih dan bisa dijadikan tempat wisata. Selain dijadikan tempat wisata, tempat ini juga merupakan tempat edukasi, khususnya mengenai sampah.

Sampah yang kita lihat berserakan dan tidak berguna, ternyata di Gardu Action ini disulap menjadi barang yang indah dan bagus untuk dinikmati. Di sini dibuat spot-spot menarik dari sampah yang asik banget buat dijadikan tempat selfie. 

"Rencananya akan dibuat 50 spot berfoto yang semuanya terbuat dari daur ulang sampah. Seperti botol-botol air mineral, plastik, dan juga berbagai jenis sampah lainnya," Ujar Arif, salah satu pengelola Gardu Action, kepada brilio.

Pengunjung yang akan masuk ke Gardu Action ini tidak dipungut biaya, hanya saja membayar parkir. Jam kunjung sendiri tidak dibatasi, open 24 jam. Di sini juga ada tempat pemilihan untuk sampah, sistem yang dibangun di bank sampah ini adalah sistem menabung. Warga yang menyerahkan sampah akan diberi nota dan akan dibayar setiap satu bulan sekali.

Nah, selain narsis di sana kamu juga bisa menikmati minuman dan makanan dari kafe mungil yang tersedia. Kamu bisa duduk santai di gubuk-gubuk yang sudah dibuat menggunakan limbah kayu sambil menikmati sunset di pinggir Pantai Parangkusumo.

Penulis: Fadila Adelin | Brilio
Diberdayakan oleh Blogger.