Header Ads

Pesona Keindahan Air terjun Lau Berte di Hutan Belantara Langkat

Air terjun Lau Berte (Lau Bertu) merupakan salah satu tempat yang banyak menyimpan pesona wisata yang sangat luar biasa. Lokasi ini terletak di kecamatan Sei Bingei Kabupaten Lagkat (lebih dikenal dengan Daerah Namu ukur). Untuk menuju lokasi ini kira 30 Km dari Kota Binjai.

Pesona Langkat - Team permata Sumut untuk pertama kali memutuskan minggu tanggal 18 Maret 2012 untuk melaksanakan Ekpedisi ke Air terjun Lau Bertu.  Setelah meraba dan sekali tersesat tapi semangat kami tidak pudar untuk mendapatkan Air terjun ini.

Setelah beberapa Jam Akhirnya kami sampai di Air terjun Lau Berte (Lau Bertu ) Soal Nama Permata Team Masih bingung karena Masyarakat Sekitar lebih mengenal dengan Air Terjun Lau Bertu karena tempatnya di tengah perkebunan Rakyat sehingga kami tidak menemukan Masyarakat untuk di wawancarai.

Air Terjun ini dipinggiran perkebunan masyarakat tetapi sekitar 100 m dan berjalan sekitar 30 Menit dari kami Meletakkan Sepeda Motor  (belum ada petugas Parkir jadi Sepeda Motor kami sembunyikan di bawah semak-semak dan di pasang Kunci Ganda.

Tebing Curam menuju Air terjun
Udara Sejuk Hutan menyambut kami dan Tim Permata Sumut menemukan sudah ada akses jalan Setapak. Jalan Setapak inilah yang akan kita jalanai selama kurang lebih 30 menit. Akhirnya kami sampai di atas Air Terjun ini. Air terjun ini ada tiga tingkat  kalau kita ikuti jalan dengan tangga batu kita akan diantarkan di atas Air terjun yang merupakan Bendungan saya kira ini merupakan Peninggalan Belanda.

Tim Permata Sumut Sempang biingung agaimana akses menuju Air terjun yang dibawah tetapi Tim Permata Sumut pantang menyerah kami teluseri satu jalan dan kami temukan ada bekas angga batu yang telah  tertutupi semak belukar menuju kebawah air terjun tetapi jalan ini buntu karena kami tidak menemukan akses ke bawah kami malah berada di tepi jurang. Sempat frsutasi tetapi kami terus mencari jejak-jejak petualang sebelum kami akhirnya kami cari sedikit ke arah atas dari Bedungan tadi kami menemukan Jalan setapak yang menuju ke arah bawah.

Melihat Pelangi di Bawah kaki Kita
Tim Permata Sumut sempat berasumsi bahwa  ini hanya bekas masyrakat setempat yang memanen Nira (pohon Aren) tepai salah satu Tim Permata Sumut meyakinkan untuk merambah jalur ini benar saja ternyata jalur ini hampir hilang jejaknya. Tetapi kami terus telusuri jalur ini dan benar saja sangat menantang kami harus berpegangan akar dan ada satu  titik kita harus melewati tebing sekitar 3 meter kita harus berpegangan dari batu-batu celah diniding tebing dan tetap Konsentrasi ini adalah titik terberat karena hanya ada teras tebing kurang lebih selebar tapak kaki orang dewasa. Dan teras tebing itu yang menjadi pijakan kita dan celah-celah tebing jadi pegangan kita.

Setelah melewati itu kami mendapatkan ada Tali yang tersedia untuk menuruni tebing yang  curam harus penuh konesentrasi agar tidak tergelincir akhirnya kami sampai di pinggiran sungai Lau bertu dan kami harus melompat dari ketinggian satu meter dan……

Paradiso di Bumi Langkat
Kami Sisuguhkan Pemadangan yang sangat luar biasa diantara dua tebing yang curam, air yang biru mengalir dan saya memutuskan untuk terus merendam dan lompat kedalam sungai untuk melampiasakan rasa kepuasan telah sampai di sungai.

Setelah sampai di sungai kita harus naik ke hulu Sungai untuk menuju Air terjun Lau bertu kami. Kita harus berjalan di anatara batu-batu sungai untuk mencapai Air terjun tetapi kita harus tetap bersemangat karena kita disuguhkan Kesegaran dan rasanya ingin terus menikmati Segarnya Air Sungai.

Tiba Di Air Terjun Apa yang membuat kami terus bersemangat menembus semak-semak adalah deburan Air terjun seakan terus berteriak memanggil-manggil kami (tim Permata Sumut) untuk melihat dan menikmatinya (air terjun Lau Bertu,red). Dan Akhirnya kami Tiba di Air terjun dan Subhanallah (maha Suci Allah)  yang dengan karuninya mempersembahkan kepada kita umat manusia sebuah alam yang sangat indah saya bingung mau berkata apa tapi  Tim Permata Sumut hanya mampu memja kebesaran Allah SWT berbagai nikmatnya.

Sempat tersesat ketika naik
Setelah menikmati Keindahan pesona yang sangat luar biasa dari Air  Terjun Lau bertu kami hars pulang karena sudah pukul 17:00 terlalu bersemangat kami sempat salah jalan berputar-putar diatasra tebing-tebig  dan semak-semak ternyata kami salah jalan kami naik di jalur yang salah kami lupa bahwa kami hahrus lompat ketika turun ke sungai. Tapi kami naik tidak dengan melompat atau mendaki. Kami putuskan untuk turun dan mencari jalan yang benar.

Demikian Pengalaman dua Tim Permata Sumut Hormat Kami.

Penulis: Permata Sumut
Diberdayakan oleh Blogger.