Header Ads

Wisata Alam Sumber Air Panas di Luwu Utara Bakal Menjadi Destinasi Wisata Berbasis Adat

Bumi Lamaranginang yang merupakan julukan kabupaten Luwu Utara ini, realitasnya memang tidak termasuk salah satu jajaran daerah tujuan wisata di Sulawesi Selatan.

Wisata Populer di Luwu Utara - Namun pada haketnya, daerah ini menyimpan banyak potensi, baik wisata alam hingga budaya. Hanya saja belum dikelolah dengan maksimal oleh pemerintah setempat.

Terbukti, salah satu objek wisata alam yang berhasil dijejaki Tekape, yakni Sumber Air Panas Kanan Lellua di Desa Kanandede kecamatan Rangkong. Hal ini pun dibenarkan Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kanandede, Rugani Ngalle kepada Tekape.

Asal Muasal Rugani Ngalle
Dikatakan Rugani, jika sumber air panas ini dalam bahasa setempat disebut Kanan Lellua  yang artinya sumber air yang mendidih, dengan titik didih mencapai 100 derajat celcius. Dan kata dia, objek wisata ini ada surga yang tersembunyi di Luwu Utara.

“Potensi wisata alam air panas ini tidak hanya menawarkan keindahan yang alami tapi juga miliki sejarah budaya. Karena tempat ini digunakan sebagai tempat ritual dan upacara adat kerajaan Luwu,” ungkapnya.

Baca Juga: Pesona Keindahan Alam Danau Tempe

Ditanyai terkait pengelolahan dan perlindungan obejek wisata Sumber Air Panas tersebut, Rugani menjelaskam jika potensi ini masih dikelolah oleh Lembaga Adat Kanandede Rongkong. Tapi kata dia, besar harapan ada perhatian dari pemerintah setempat.

“Kami berharap Pemkab Lutra dapat melirik tempat wisata ini untuk dikelolah dengan baik seperti perbaikan infrastruktur jalan. Sebab hal ini dapat berpengaruh pada perekonomian daerah baik itu pemerintah hingga masyarakat tentunya,” pinta Rugani yang juga kepsek SMPN 1 Rangkong ini.

Sekedar diketahui, jarak lokasi tersebut dari ibu kota kabupaten yakni sekitar 50 km dengan melewati jalan yang cukup ekstrim. Namun disepanjang perjalanan wisatawan disuguhkan dengan panorama alam yang nan hijau.

Baca Juga: Pesona Keindahan Wisata Bahari di Provinsi Sulawesi Selatan

Tidak hanya itu, dilansir pengunjung yang bertandang ke lokasi tersebut diminta untuk senantiasa menjaga adat kesopanan,  agar tentunya tidak terjadi hal yang tidak diinginkan. Bahkan untuk mengabadikan moment (foto) di sumber air panas tersebut, pengunjung wajib meminta izin kepada pimpinan adat setempat.

Penulis: Yustus - Jusman
Diberdayakan oleh Blogger.