Header Ads

5 Lokasi Destinasi Wisata Mangrove di Jawa Timur Yang Paling Populer Pada Media Sosial

Selain memiliki beragam objek wisata mainstream seperti pantai yang banyak muncul di jalur lintas selatan. Lalu ada kawasan gunung seperti Semeru, Kelud, dan Semeru. Jawa Timur juga memiliki banyak wisata kawasan pesisir berupa konservasi hutan mangrove yang dikelola dengan baik untuk kepentingan lingkungan.

Wisata Mangrove - Setidaknya ada lima hutan mangrove di Jawa Timur yang menghijau karena dengan baik. Beberapa di antara tempat itu ada yang dikelola dengan baik sehingga ragam fasilitas dibangun untuk menarik pengunjung. Berikut lima hutan mangrove paling di Jawa Timur.

1. Ekowisata Mangrove Wonorejo
Untuk mendukung pelestarian lingkungan yang ada di Surabaya, hutan mangrove yang awalnya tidak dikelola mulai dimanfaatkan dengan baik. Proyek penanaman mangrove, pembangunan jembatan-jembatan, restoran, hingga ada fasilitas perahu motor dan kayak yang bisa disewa oleh pengunjung.

Dengan luas mencapai 200-an hektare, kawasan ini menjadi salah satu hutan mangrove terbesar di Jawa Timur. Berada di tengah kota, ekowisata ini menjadi buruan banyak warga Surabaya yang ingin lepas dari kebisingan, panas, dan macetnya Surabaya yang nyaris setara dengan Jakarta.

Nama: Ekowisata Mangrove Wonorejo

Alamat: Jl. Bozem Wonorejo, Wonorejo, Rungkut, Wonorejo, Rungkut, Kota SBY, Jawa Timur 60296, Indonesia

No. Telepon: +62 31 8796880

Waktu operasional: 08.00-16.00

2. BeeJay Bakau Resort (BJBR)
BeeJay Bakau Resort (BJBR) adalah salah satu destinasi wisata di Probolinggo yang menarik banyak wisatawan. Dibuka pada tahun 2013 silam, tempat ini selalu menjadi pilihan untuk menghabiskan akhir pekan, mencari ketenangan, dan tentu saja mencari objek foto yang bisa banyak ditemukan di kawasan ini.

Oh ya, tempat yang awalnya hanya kawasan kumuh dan dipenuhi sampah itu, kini telah menjadi primadona. Beragam fasilitas telah dibangun mulai dari jembatan, tempat makan, hiburan, bahkan saat malam hari ada beberapa pertunjukan. Bagi mereka yang ingin menghabiskan malam di sini, pengelola BJBR juga menyediakan resor yang cukup mewah dan berkelas.

Nama: BeeJay Bakau Resort (BJBR)

Alamat: Jl. Pelabuhan Perikanan, Pantai Mayangan, Kota Probolinggo, Jawa Timur 67217, Indonesia

No. Telepon: +62 335 5892001

Waktu operasional: 09.00-22.00

3. Wisata Mangrove Gunung Anyar
Nyaris sama dengan Ekowisata Mangrove Wonorejo, hutan ini juga sudah dikelola dengan baik oleh pemerintah setempat. Fasilitas dasar seperti jembatan yang menembus hutan sudah dibangun cukup panjang. Selebihnya beberapa bangunan lain seperti rumah makan dan tempat istirahat juga bisa ditemukan di sekitaran hutan.

Yang menarik dari hutan mangrove ini adalah Anda bisa berkeliling menggunakan perahu nelayan. Tarif naik perahu ini sekitar Rp50.000,00. Anda akan dibawa menyusur semua wilayah hutan bakau hingga ke pesisir dan tempus ke laut. Oh ya, disarankan untuk tetap hati-hati saat mengambil gambar karena ada risiko kamera atau ponsel jatuh ke sungai.

Nama: Wisata Mangrove Gunung Anyar

Alamat: Jalan Medokan Sawah Timur, Segoro Tambak, Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Indonesia

No. Telepon: +62 31 77633900

Waktu operasional: 10.00-17.00

4. Ekowisata Mangrove Cengkrong
Trenggalek juga memiliki ekowisata yang mengelola hutan mangrove dengan baik meski tidak terlalu besar. Terletak sekitar 500 meter dari kawasan Pantai Cengkrong, hutan mangrove ini mulai ramai dikunjungi oleh banyak orang. Muda dan mudi datang untuk mengelilingi hutan mangrove yang masih hijau sembari berburu foto sampai puas.

Oh ya, salah satu daya tarik dari hutan mangrove ini adalah adanya jembatan galau. Jembatan kayu dengan panjang puluhan meter dinamai demikian agar banyak orang tertarik datang. Oh ya, pemandangan di sekitar jembatan galau sangat indah lo. Kamu bisa mengabadikan setiap sudut yang ada atau melakukan selfie.

Nama: Ekowisata Mangrove Cengkrong

Alamat: Karanggandu, Watulimo, Karanggandu, Trenggalek, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur 66382, Indonesia

No. Telepon: –

Waktu operasional:  08.00-18.00

5. Mangrove Ujungpangkah
Awalnya pengelola kawasan ini tidak menyangka kalau apa yang mereka lakukan bisa jadi hutan wisata. Penduduk setempat hanya menanam bakau untuk mengatasi abrasi air laut saja. Namun, perlahan tapi pasti kawasan ini jadi hutan yang cukup lebat, hijau, dan jadi sarang banyak hewan liar yang kadang bersembunyi pada pohon.

Setelah terkenal sebagai tempat wisata, pengelola membangun jembatan yang menembus hutan. Penduduk setempat juga semakin giat mengkampanyekan penanaman mangrove yang bisa langsung melibatkan pengunjung.

Nama: Mangrove Ujungpangkah

Alamat: Banyuurip, Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur 61154, Indonesia

No. Telepon: –

Waktu operasional: 06.00-17.00

Penulis: Adi Nugroho
Diberdayakan oleh Blogger.