Header Ads

Kerajaan Pedir Merupakan Asal Muasal Lahirnya Kabupaten Pidie

Pidie yang memiliki keragaman seni budaya dan memiliki estetika tinggi yang diwariskan indatu dari generasi ke generasi untuk dapat terus dijaga dan dilestarikan gerasi saat ini.

Sejarah Pidie - Hal itu dikatakan Bupati Pidie Sarjani Abdullah dalam sambutannya pada pembukaan Pedir Raya Festival (PRF) 2014 yang pertama di gelar Sabtu (13/9) di Pidie.

"Seni dan budaya merupakan jati diri bangsa  yang harus tetap dijaga. Jangan sampai dilupakan bahkan hilang dari tanah Aceh," kata Sarjani.

Mantan Panglima GAM Pidie tersebut menyebutkan, melestarikan budaya bukanlah hal yang  gampang, butuh pemikiran, tenaga dan biaya untuk menjaga seni budaya tetap lestari di bumi Aceh.

Dikatakannya, melestarikan seni budaya Aceh dan Pidie khususnya  menjadi tanggung jawab kita bersama, sebagaimana semboyan indatu 'mate aneuk meupat jirat, matee adat hana pat mita' (Meninggal anak tahu dimana kuburan, hilang budaya kemana harus dicari).

Dikatakannya lagi, masyarakat Aceh siap mengorbankan nyawanya demi Aceh, oleh karena itu Aceh disegani oleh bangsa bangsa lain pada zaman penjajahan dulu seperti bangsa Portugis, Belanda dan juga Jepang.

Baca Juga: Sejarah dan Asal Muasal Nama Sigly Atau Kota Sigli

Dikatakan Sarjani, persatuan dan kesatuan harus dipertahankan dan jangan sampai dianggap generasi sekarang ini meninggalkan warisan indatu Aceh yang dulu di segani bangsa bangsa luar.

"Aceh yang karena persatuan dan kesatuannya, mampu bertahan dari jajahan bangsa asing, seperti Portugal dan lain lain,".

Disebutkan Sarjani, untuk menggali sejarah terbentuknya Pidie, pemerintah telah melakukan kajian secara historis sejarah kelahiran Pidie.

"Secara yuridis Pidie terbentuk berdasar UU No 7 tahun 1956 tentang pembentukan kabupaten otonom dalam Provinsi Sumatera Utara," sebutnya.

Untuk itu katanya, pada tanggal 14 Agustus lalu pemerintah telah mengadakan seminar sehari lahirnya Pidie, namun belum melahirkan rekomendasi dan kesimpulan.

"Pidie telah lahir sebelum kerajaan Aceh Darussalam yang dikenal dengan kerajaan Pedir mewariskan ragam budaya dan adat istiadat yang melegenda, baik tarian, ukiran, kuliner dan sebagainya yang sudah dikenal hingga internasional," katanya.

Selain itu, Sarjani juga mangatakan, Pidie yang memiliki sejarah panjang harus terus dicari sejarah agar diketahui kapan lahirnya. Tanpa maksud membanggakan daerah sendiri dan "Perlu berbuat apa saja demi Pidie, " kata Sarjani Abdullah.

Sarjani mengharapkan kepada masyarakat manapun apabila memiliki dokumen tentang sejarah lahirnya Pidie untuk dapat memberikan kepada pemerintah sebagai referensi pembanding lahir dan terbentuknya kabupaten tersebut.

Penulis: Ikhsan PM
Diberdayakan oleh Blogger.