Header Ads

Pengembangan Desa Wisata Di Bali Memanfaatkan Perkembangan Ekonomi Masyarakat

Di tengah ketatnya persaingan sektor pariwisata dunia, Bali diharapkan bisa menambah daya tarik pariwisata. Pengembangan desa wisata salah satunya, bisa dimanfaatkan untuk menopang pertumbuhan pariwisata Bali.

Wisata Bali - Bendahara Perhimpunan Usaha Taman Rekreasi Indonesia (PUTRI) Bali, Yani, Senin (24/7) mengatakan, perkembangan desa wisata di Bali, dari sisi kuantitas memang perlu terus ditingkatkan. Setiap kabupaten/kota di Bali diharapkan mempunyai ikon desa wisata di masing-masing daerahnya.

Ia mencontohkan, di Gianyar terdapat Desa Wisata Mas dan Desa Wisata Taro. Desa Wisata Taro menampilkan keunikan lembu putih dan didukung dengan daya tarik wisata gajah. Daya tarik ini mendorong wisatawan berkunjung ke Desa Taro Gianyar.

Ia menjelaskan, pengembangan desa wisata ini juga menjadi upaya pemerataan pembangunan pariwisata. Hal ini untuk memberdayakan masyarakat pedesaan ikut terlibat dalam sektor pariwisata.

Dipaparkannya, melalui pengembangan desa wisata, masyarakat pedesaan bisa ikut menikmati kue pariwisatanya. Hanya saja, dalam pengembangan desa wisata menghadapi permasalahan pokok adalah terbatasnya kemampuan sumber daya manusia (SDM).

Lebih lanjut dikatakannya, desa yang akan dikembangkan menjadi desa wisata menghadapi kendala sarana dan fasilitas umum yang sangat kurang. Desa wisata adalah destinasi yang masih baru dan perlu pengelolaan lebih serius. Dengan penataan ke depan, desa wisata akan mampu meningkatkan animo kunjungan wisatawan.

DPD PUTRI Bali melihat perkembangan kunjungan wisatawan ke desa wisata menunjukkan tren peningkatan. PUTRI Bali berupaya mensinergikan kebijakan pemerintah dengan desa adatnya dan menjalin komunikasi yang lebih intensif dengan pengelola pariwisata yg tergabung dalam GIPI Bali. (kup)

Penulis: Bisnis Bali
Diberdayakan oleh Blogger.