Header Ads

Inilah 12 Lokasi Berwisata Di Kawasan Konservasi Yang Wajib Untuk Dikunjungi

Sebanyak 12 wilayah konservasi akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata alam. Jumlah tersebut tercantum dalam surat perjanjian (Memorandum of Understanding) Percepatan Pengembangan Pariwisata di Hutan yang ditandatangani oleh Kementerian Pariwisata dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan di Auditorium Gedung Mandala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


Wisata Edukasi - Sebanyak 12 wilayah konservasi tersebut terdiri atas 13 taman nasional dan satu taman wisata alam yang tersebar Pulau Sumatera, Kalimatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. Sementara satu-satunya taman wisata alam yang akan dikembangkan adalah Taman Wisata Alam Kawah Ijen.

Berikut adalah daftar taman nasional yang termasuk ke dalam perjanjian kerjasama pengembangan


Taman Nasional Way Kambas


Taman Nasional Gunung Gede Pangrango


Taman Nasional Kepulauan Seribu


Taman Nasional Baluran


Taman Nasional Alas Purwo


Taman Nasional Bromo Tengger Semeru


Taman Nasional Bali Barat


Taman Nasional Gunung Tambora


Taman Nasional Gunung Rinjani


Taman Nasional Betung Kerihun


Taman Nasional Danau Sentarum


Taman Nasional Komodo

Menteri Pariwisata Arief Yahya mengatakan kerja sama kedua belah pihak ini adalah pengembangan wisata berbasis hutan. Kerja sama ini diharapkan dapat menarik kunjungan wisatawan destinasi pariwisata alam yakni taman nasional dan taman wisata alam.

"Karena ekowisata, kita sepakati tiga hal," kata Arief saat "Penandatanganan MoU antara Kemenpar dan Kementerian Lingkungan Hidup di Auditorium Gedung Mandala Wanabakti, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Adapun, lanjutnya, tiga hal yang disepakati dalam perjanjian kedua belah pihak adalah peningkatan pengelolaan pariwisata, peningkatan kualitas pengembangan pariwisata, dan pengingkatan pariwisata di taman nasional dan taman wisata alam.

Senada dengan Menteri Pariwisata, Direktur Jenderal Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Kementerian LHK, Tachir Fathoni mengatakan kerjasama ini adalah bentuk bagian bentuk menggalang potensi pariwisata sumber daya alam yang ada.

"Dalam rangka meraih pasar tersebut, khususnya wisman (wisatawan mancanegara). Kemenhut (Kementerian Kehutanan) akan mengembangkan pariwisata di taman nasional," ujar Tachir.

Penulis: Wahyu Adityo Prodjo
Diberdayakan oleh Blogger.