Header Ads

11 Desa di Kabupaten Badung Bersiap Menuju Destinasi Desa Wisata Tahun 2017

Dinas Pariwisata Badung akan membangkitkan 11 desa wisata yang ada di wilayah Badung Utara. Beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata Badung sudah melakukan koordinasi dengan 36 stakeholder desa wisata guna membahas rencana tersebut. Dikonfirmasi tentang hal ini, , Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan, pertemuan itu melibatkan para stakeholder desa wisata, yakni pengelola desa.


Travellink - Indonesia - Dinas Pariwisata Badung akan membangkitkan 11 desa wisata yang ada di wilayah Badung Utara. Beberapa waktu lalu, Dinas Pariwisata Badung sudah melakukan koordinasi dengan 36 stakeholder desa wisata guna membahas rencana tersebut.

Dikonfirmasi tentang hal ini, , Kepala Dinas Pariwisata Badung I Made Badra mengatakan, pertemuan itu melibatkan para stakeholder desa wisata, yakni pengelola desa wisata, PHRI, Badan Promosi Wisata Daerah serta melibatkan Asita. Dalam pertemuan tersebut, terungkap berbagai kendala yang dihadapi pengelola desa wisata. Selain itu, banyak masukan yang diterima untuk pengembangan desa wisata. ‘’Dalam konsep yang sedang dimatangkan, kami akan membagi desa wisata menjadi tiga kawasan,’’ ujarnya.

Tiga kawasan tersebut meliputi kawasan Petang dengan titik poinnya di Puri Carangsari dengan Tugek House-nya, kemudian kawasan Abiansemal yang titik poinnya di Puri Bongkasa dan kawasan Mengwi dengan Pura Taman Ayun-nya. ‘’Jumlah desa wisata saat ini tercatat 11 desa wisata, Jumlah ini kemungkinan bisa bertambah, dalam bentuk desa penyangga,’’ ujar Badra.

Konsep tersebut, kata Badra, sudah sangat jelas dan sesuai dengan arahan Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta tentang pemerataan kue pariwisata antara Badung Selatan dan Badung Utara. Ditegaskan, Badung selama ini menjadi pusat industri pariwisata. ‘’Untuk Badung Utara, pengembangan desa wisata akan menjadi motor penggerak pariwisata di sana,’’ tegasnya.

Badra menambahkan, pihaknya bersama Bappeda Badung saat ini sedang menyusun rancangan anggaran pembiayaan untuk penataan desa wisata, termasuk penyediaan akomodasi kamar seperti home stay. Bahkan, Kementerian Pariwisata sendiri saat ini memiliki program 1.000 home stay, di mana Bali masuk dalam program ini. ‘’Bupati telah menyatakan komitmennya siap mengalokasikan anggaran untuk pengembangan desa wisata. Saat ini, kami masih menyusun kebutuhan anggarannya,’’ katanya.

Badra menegaskan, pihaknya akan memperkenalkan keberadaan desa wisata kepada para wisatawan yang sebagian adalah tour operator. Diharapkan mereka bisa mengarahkan tamunya untuk mengunjungi dan menginap di desa wisata. Sebagai langkah awal untuk memperkenalkan desa wisata di Badung, tanggal 31 Mei mendatang akan ada sebanyak 400 wisatawan, terdiri dari tour operator yang akan melakukan fun trip ke desa wisata.

Sementara Juli mendatang akan ada sebanyak 2.500 wisatawan dari India yang siap mengunjungi desa wisata. ‘’Sedangkan September mendatang, diperkirakan sebanyak 1.200 wisatawan akan berkunjung ke desa wisata,’’ katanya memaparkan.

Penulis: Bali Travel News
Diberdayakan oleh Blogger.