Header Ads

Denyut Wisata Alam Batee Iliek Kabupaten Bireuen Menjadi Salah Satu Kunjungan Rutin Wisatawan Lokal Aceh Maupun Nasional

Bagi Anda yang pernah mengunjungi Aceh, pernah dengar soal Batee Iliek? Jika belum saatnya Anda berkunjung ke sana, karena tempat ini sedang naik daun. Sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Pesona Alam - Batee Iliek, sebagai seorang Aceh tentu sudah kenal dengan nama ini. Meski banyak yang belum tahu di mana dan seperti apa tempat wisata ini, namun namanya sudah cukup populer di kalangan Masyarakat Aceh. Bukan hanya di wilayah utara dan timur saja, bahkan sampai ke Aceh Besar, Tengah, Barat dan Selatan.

Tempat ini populer lantaran adanya drama musical dan lawak Aceh yang acapkali menyebut nama Batee Iliek dalam dialognya. "Eumphang Breueuh" adalah Salah satu serial drama yang membuat banyak orang mengetahui dan familiar dengan nama ini. Begitu juga yang saya rasakan, hingga suatu saat berkesempatan mendatanginya.

Karena saking populernya nama Batee Iliek, saban hari selalu ada pengunjung yang datang. Tempat wisata ini memang digandrungi oleh banyak kalangan, terutama kawula muda, namun tak jarang juga para orang tua menjadikan Batee Iliek sebagai tempat berekreasi bersama keluarga.

Kesempatan mengunjunginya datang saat kegiatan KKN Univesitas Syiah Kuala sedang berlangsung. Ribuan mahasiwa ditempatkan di Pidie Jaya. Ketika tak ada program KKN yang dilakukan, saat itulah banyak mahasiswa yang mencari tempat membuang suntuk selama 30 hari di desa ia ditempatkan.

Batee Iliek terletak tak jauh dari gapura selamat datang di Kabupaten Bireun. Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Pidie Jaya ini terkenal dengan ikan bandeng yang melimpah, sehingga tidak heran setiap diadakan pesta menu dengan hidangan bandeng selalu gampang ditemui.

Kawasan wisata Batee Iliek bisa dilihat langsung dari jalan nasional, karena posisinya memang berada di jalan lintas Banda Aceh - Medan, Tepatnya di Kecamatan Samalanga.

Mudahnya akses menjadikan sebagai tempat yang sering dikunjungi manusia-manusia yang haus akan hiburan.

Setelah mengunjunginya, ternyata Batee Iliek adalah sebuah aliran sungai yang dipenuhi banyak bongkahan batu-batu besar, inilah yang menjadi daya tariknya. Sedikit ke hilir batu-batunya memang lebih sedikit jika dibandingkan dengan di hulu. Saat menyambanginya, banyak terlihat pengunjung di sana, baik turis lokal maupun mancanegara.

Sampai di sini, silahkan pilih saja di mana tempat yang menurut anda cocok. Di kawasan Batee Iliek banyat berdiri warung dan pondok-pondok bagi pengunjung. semua view nya menghadap ke arah sungai. Posisinya tepat berada di bantaran sungai.

Setiap saat di sungai yang bermuara ke Selat Malaka ini selalu ada orang yang mandi dan berendam, karena memang kondisi airnya sangat bening dan sejuk. Batee Iliek sangat cocok didatangi ketika cuaca panas. Pada hari biasa objek wisata yang satu ini selalu didatangi pengunjung, apalagi pada hari Minggu, hari libur atau hari raya, pengunjung akan membludak.

Saat berkesempatan ke sini, saya diajak Iskandar, seorang pemuda gampong (desa). Kami memilih menyusuri sungai hingga lumayan jauh ke hulu. Katanya di hulu pemandangannya akan lebih menarik, tetapi untuk aksesnya memang lebih sulit. Ternyata benar saja, di sini bongkahan batu-batu besar berdiri tegak dan memenuhi seisi aliran sungai.

Sensasi alami memang pasti ditawarkan di Batee Iliek. Sambil menikmati mie Aceh misalnya, pengunjung akan ditemani gemercik-gemercik air yang melewati celah batu. Jadi ini merupakan tempat yang wajib Anda kunjungi di Aceh.

Penulis: Johan
Diberdayakan oleh Blogger.