Header Ads

Jembatan Kelok Sembilan Telah Menjadi Destinasi Wisata Baru di Kabupaten Lima Puluh Kota

Selain membangun infrastruktur untuk memperlancar transportasi di sejumlah titik di Indonesia, Pemerintah juga giat meningkatkan kualitas infrastruktur, seperti Jembatan Kelok Sembilan, yang menghubungkan Sumatera Barat dengan Riau.

Potensi Wisata - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah membangun groundsill atau bangunan yang dibangun melintang sebagai ambang dasar bangunan pengendali sedimen di sungai Batang Sanipan pada Jembatan Kelok Sembilan.

Groundsill ini memiliki fungsi utama memperkuat struktur jembatan, yaitu dengan mengendalikan kecepatan air agar pilar yang menyangga jembatan tersebut tidak tergerus.

Berada di bagian tengah Jembatan Kelok Sembilan, groundsill memiliki bentuk seperti kolam. Di pinggirannya disediakan tempat untuk masyarakat yang ingin menikmati suasana alam yang sejuk dan mengambil foto keindahan jembatan. Di samping itu juga tersedia taman bermain anak-anak dan beberapa warung tradisional.

“Jadi memang sengaja kita bikin agar menarik bagi masyarakat. Kemudian juga bisa sekaligus sebagai rest area. Pembangunan satu unit groundsill memakan waktu 240 hari, yang dibangun awal tahun 2016, area sudah bisa digunakan sejak September 2016,” tutur Direktur Jenderal Bina Marga Kementerian PUPR Arie Setiadi Moerwanto, seperti dikutip dari Okezone.

Saat ini telah terbangun dua unit groundsill, yang dibangun pada tahun anggaran 2015 dan 2016. Pada tahun anggaran 2017 akan dilakukan penambahan satu unit lagi dengan anggaran Rp3,82 Miliar.

Selain sebagai pengendali banjir dan sedimen, melalui pembangunan groundsill diharapkan tersedianya sarana dan prasarana guna mendukung kawasan kelok sembilan sebagai daerah tujuan wisata.


Dengan potensi pengembangan kawasan tersebut, kedepannya juga telah direncanakan penataan kawasan dengan membangun mini galeri peduli sungai untuk menjaga kawasan, akses sirkulasi penghubung yang dibuat di antara groundsill sungai, melakukan penataan pedagang kaki lima yang tidak terkontrol, dan menyediakan kantong parkir agar tidak mengganggu akses jalan utama.

Jembatan Kelok Sembilan memiliki total panjang jembatan dan jalan 2.537 meter, terdiri dari enam jembatan sepanjang 959 meter dan jalan penghubung sepanjang 1.537 meter. Lebar keenam jembatan dan jalan adalah 13,5 meter.

Jembatan ini merupakan bagian dari sirip Jalan Trans Sumatera yang menghubungkan lintas barat, lintas tengah dan lintas timur terutama jalur Padang-Bukittinggi-Payakumbuh-Pekanbaru dalam wilayah yang dilintasi poros pengembangan pariwisata, pertambangan dan perkebunan.

Jembatan Kelok Sembilan yang berlokasi di Kabupaten Limapuluhkota, Sumatera Barat diresmikan pada 2013. Keberadaannya bertujuan untuk memperlancar transportasi manusia dan logistik dari Provinsi Sumatera Barat menuju Riau dan sebaliknya.

Konstruksinya kokoh, monumental dan dilengkapi lansekap yang menarik karena berada di antara dua bukit dan cagar alam, jembatan Kelok Sembilan saat ini menjadi satu destinasi wisata baru yang menarik untuk dikunjungi.

Penulis: Boy Leonard
Diberdayakan oleh Blogger.