Header Ads

Menyelusuri Wisata Religi Ke Makam Sibadang di Pulau Buru Kabupaten Karimun

Para Penelusur pasti sudah ga asing lagi dengan kuburan keramat, apalagi yang dari daerah jawa pasti sudah terbiasa dengan kuburan-kuburan. Tetapi yang sedang berwisata cobalah untuk berziarah ke Kuburan Sibadang karena disini terdapat sejarah yang sangat unik. Kuburan Sibadang ini terletak di Pulau Buru yang masuk dalam wilayah Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, Indonesia.

Wisata Religi - Para Penelusur tau ga? ternyata nih Makam Sibadang ini diyakini sebagai tempat peristirahatan terakhir seorang hulubalang kerajaan Riau Lingga bernama Badang yang pada masanya dikenal gagah berani dan memiliki kesaktian tinggi.

Terdapat juga cerita unik dari Sibadang ini, konon katanya Badang dahulu merupakan seorang rakyat jelata yang bertugas menebang pohon di hutan, setelah kemudian dengan tiba-tiba Badang memperoleh kekuatan yang luar biasa dahsyat sesaat setelah ia memakan muntah sejenis jin yang tertangkap sedang mencuri ikan tangkapannya. Mulai saat itulah, Badang dijadikan pendekar oleh Raja Temasik pada abad ke 14. Tetapi banyak isu-isu mengenai cerita Sibadang ini, karena menurut beberapa catatan di dalam buku-buku sejarah, cerita mengenai Badang itu mungkin hanya merupakan satu mitos yang menjadi bahan bagi buku cerita anak-anak mengenai kisah masa lalu. Apakah cerita Badang itu benar, pahlawan Sri Rana Wikerna (Raja Temasik kedua) memang benar-benar ada pada saat itu.

Dan yang uniknya lagi dalam buku yang berjudul An Anecdotal History of Old Times in Singapore 1819-1867 karya Charles Burto Buckley, yang menyatakan makam Badang terletak di muara sungai Singapura. Namun, sejarah melayu menyatakan makam pahlawan itu berada di pertengahan pulau Buru, sebuah pulau kecil di Kepulauan Riau yang sekarang sudah menjadi Provinsi Kepulauan Riau. Sebuah makam yang di katakan tempat Badang perkasa bersemedi, makam itu memiliki panjang hampir tiga meter , dengan nisan purba terletak didalam hutan rimba Pulau Buru yang bersebelahan dengan pulau Karimun Besar ( Kabupaten Karimun ). Tetapi enam abad kemudian, pada saat ini keberadaan Badang perkasa itu hanya dapat dibuktikan dengan letak makamnya.

Untuk Para Penelusur yang ingin kesini harus bersabar, karena Lokasi persis Makam si Badang ini memang lumayan jauh, masuk ke dalam hutan karet. Dari jalan raya, berkisar tiga hingga empat kilo meter. Posisinya sendiri, berdiam di kawasan lapang berluas tak lebih dari 30Mx30M. Dan dari kota Buru, makam ini bisa dicapai sekitar setengah jam, menggunakan sepeda motor. Para Tukang Ojek dengan senang hati mengantarkan Para Penelusur ke Makam Si Badang.

Para Penelusur yang kesini ga akan rugi, karena makam Sibadang ini terdapat aneka rupa pohon hutan berukuran besar. Satu di antaranya adalah pohon gaharu yang terlihat telah berumur puluhan tahun. Dan bagian depan makam ini terdapat sebuah gapura yang berfungsi sebagai pintu gerbang bertinggi empat meter lebih. Bertuliskan “Situs Cagar Budaya Makam Badang Pulau Buru,”  gapura ini dicat warna kuning, sama persis dengan warna bangunan utama tempat makam si Badang berada. Sementara bagian lis-nya, dibaluri warna hijau terang. Terlihat resik, rapi dan asri.

Buat Para Penelusur, jika kalian suka dengan artikel ini tolong kasih comment dan share ya siapa tau teman-temanmu belum tau tempat wisata ini, sekalian membantu memajukan pariwisata indonesia.

Ayo ajak keluarga, teman, pacar, atau siapalah untuk kesini!!

Penulis: Telusur Indonesia
Diberdayakan oleh Blogger.