Header Ads

Inilah Makanan - Makanan Favorit Yang Khas Di Hari Perayaan Imlek Untuk Para Warga Tionghoa

Sebentar lagi masyarakat Tionghoa akan merayakan Sinchia atau Tahun Baru Imlek.

Wisata Kuliner - Tempat-tempat umum seperti Mall, Kafe, dan Restoran juga mulai merias semua sudut ruangan dengan aksesoris - aksesoris berwarna merah seperti pohon-pohon bunga meihua sebagai penyemarak tahun baru Imlek.

Makanan favorit saat imlek

Perayaan Tahun Baru Imlek pun menjadi kesempatan tersendiri bagi suatu keluarga untuk berkumpul dan tentunya dengans ajian aneka makanan khas Imlek. Makanan yang disajikan pun mempunyai makna tersendiri, yakni biasanya untuk memperoleh kemakmuran setahun kedepan. Nah, ini dia Makanan Favorit dan Khas Imlek atau Tahun Baru Cina yang di sajikan oleh keluarga Tionghoa di Indonesia. Let’s check it out!

Kue Keranjang
Siapa yang tidak tahu dengan kue keranjang? Sesuai dengan namanya, kue ini berbentuk menyerupai keranjang. Kue keranjang atau Nian Gao ini biasanya disajikan menjelang imlek. Kue manis ini bertekstur lengket dan berbahan dari tepung ketan dan gula merah. Jika dibandingkan dengan kue-kue khas Indonesia, kue keranjang ini mirip seperti dodol dan sering disebut sebagai dodol Cina.

Kue keranjang ini digunakan untuk upacara sembahyang kepada leluhur. Selain itu, bentuk bulat kue keranjang ini disimbolkan sebagai harapan keluarga agar dapat tetap bersatu dan rukun dalam menghadapi kehidupan setahun kedepan.  Kue ini disusun mengecil keatas dan makin keatas ukurannya semakin kecil, hal ini melambangkan peningkatan rejeki atau kemakmuran. Tekstur lengket pada kue keranjang juga menyimbolkan kedekatan antara anggota keluarga. Kue Keranjang biasanya disajikan dengan cara digoreng dengan tepung terigu dan telur atau bisa juga dikukus dan dimakan hangat-hangat dengan parutan kelapa.

Lapis Legit
Lapis Legit yang terdiri dari lapisan-lapisan ini menjadi symbol rejeki yang berlapis-lapis di tahun yang akan datang dan kehidupan yang lebih manis.

Lapis Legit ini terdiri dari bahan-bahan berupa 40 butir telur, gula halus, susus, mentega, dan tentunya bumbu spekkoek.

Kue Mangkok
Kue Mangkok biasanya diletakkan di puncak susunan kue keranjang yang melambangkan rejeki setahun kedepan akan mekar dan berkembang layaknya bentuk kue mangkok yang mekar.

Tak hanya itu, kue mangkok juga biasanya berwarna merah yang sangat dentik dengan warna saat perayaan Imlek.

Jeruk Mandarin
Saat perayaan Imlek, buah jeruk Mandarin ini pasti banyak dijual oleh toko-toko buah. Tak lengkap rasanya jika perayaan Imlek tidak menyajikan jeruk mandarin.

Biasanya jeruk Mnadarin yang disajikan adalah jeruk yang masih memiliki daun pada tangkainya. Warna kuning keemasan pada jeruk mandarin ini memiliki symbol kemakmuran dan kekayaan yang akan selalu tumbuh.

Siu Mie atau Mie Panjang
Ada yang berbeda dengan Mie yang biasa disajikan saat Imlek ini. Siu Mie! Sie Mie ini memiliki tekstur yang kenyal dan rasa yang gurih dan memiliki panjang yang tidak biasa. Mie yang memiliki panjang yang tidak biasa ini memiliki symbol panjang umur, rejeki yang melimpah, dan kebahagiaan.

Anda harus menyantap Siu Mie ini tanpa putus atu hingga ujung mie, karena akan memperpanjang usia anda. Siu Mie ini biasanya dicampur sengan sayuran seperti sawi, kol dan biasanya juga dicampur dengan irisan bakso, daging ayam, sosis, cumi, dan udang.

Teh Telur
Mungkin teh telur ini masih terdengar aneh dan asing di telinga anda, tetapi teh telur ini memiliki khasiat yang dapat menambah stamina dan tentunya rasa yang enak! Cara pembuatannya sangat mudah, telur direbus hingga setengah matang, lalu cangkang telur diretakkan sehingga teh yang telah dicampur dengan kecap asin meresap masuk dalam telur.

Selain kecap asin, teh juga dicampur dengan lada hitam dan kayu manis supaya wangi dan citarasa khasnya terasa. Teh telur ini hadir saat Imlek dan melambangkan sebagai kesuburan.

Manisan Segi Delapan
Sajian Imlek lainnya adalah Manisan Segi Delapan yang banyak mengandung makna. Delapan macam lapisan yang diletakkan pada kotak segi delapan ini berisi manisan buah yang dikeringkan dan biji-bijian untuk camilan.

Setiap makanan pada kotak segi delapan ini memiliki makna simbolis, seperti biji teratai yang melambangkan kesuburan dan leci sebagai ikatan keluarga. Sedangkan penggunaan kotak segi delapan karena angka delapan melambangkan keberuntungan bagi masyarakan Tionghoa.

Kuaci
Kuaci atau yang kita kenal sebagai camilan yang terbuat dari biji matahari ini biasa disajikan saat tahun baru Imlek.  Kuaci ini disajikan saat seluruh anggota berkumpul dan mengobrol bersama.

Sajian kuaci disimbolkan sebagai kesuburan dan disegerakan dalam mendapatkan keturunan.

Jiaozi
Berbeda dengan sajian imlek lainnya, kali ini ada menu Jiaozi. Jiaozi ini adalah pangsit yang diisi dengan daging babi cincang, sayuran, dan udang cincang, Jiaozi yang berbentuk bulat ini mirip seperti bentuk uang Cina kuno sehingga disimbolkan sebagai symbol rejeki yang berlimpah.

Selain itu, Jiaozi ini disajikan dalam keadaan hangat saat disantap bersama-sama dengan seluruh keluarga.

Ikan, Ayam, dan Babi
Daging Ikan, Ayam, dan Babi merupakan hidangan yang biasa hadir saat Imlek. Ketiga daging ini disajikan sebagai lambing agar orang yang menyantapnya tidak bersifat seperti tiga hewan tersebut.

Ayam yang mempunyai sidat serakah, babi yang pemalas, dan ikan dengan dua makna, yakni siripnya dilambangkan dengan ular yang jahat dan sisi satunya sebagai keberuntungan. Hidangan ayam dan ikan disajikan secara utuh sebagai symbol keutuhan keluarga.

Nah, itu dia makanan - makanan favorit yang biasanya hadir pada saat perayaan Tahun Baru Cina atau Imlek. Itulah wujud harapan dan doa untuk tahun depan yang lebih baik dan rejeki yang berlimpah. Semoga tahun depan menjadi tahun yang manis, penuh rejeki dan kemakmuran bagi seluruh keluarga.

Penulis: Septi Riyani Maulida
Diberdayakan oleh Blogger.